Yuk guys, kita bagi bagi tips lagi nih. Kali ini Dev Bunnies mau ngasih tips gimana caranya buat ngerawat bulu kelinci english anggora. Kebanyakan para pemula yang memelihara kelinci jenis satu ini bingung waktu bulu kelinci jadi kusut dan gimbal karena apa dan bagaimana cara ngerawatnya. Oke deh bulu kelunci jd kusut dan gimbal itu karena terkena kotoran berupa tetesan air minum , air seni, dll. Bulu gimbal ini memungkinkan kelinci mudah terkena penyakit .
Nah ini tipsnya ngerawat dan menjaga bulu kelinci . Yuk simak !
1. Menjaga kebersihan kandang .
Usahakan selalu bersihkan kandang setiap hari agar kotoran bisa hilang.
2. Blow-Up
Apa itu blow-up? Blow up adalah meniup bulu kelinci menggunakan blower atau hair dryer tapi pakai yang dinginnya. Apabila anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal silahkan disisir dulu baru kemudian di blow up kemudian di beri bedak bayi dan di blow up lg. Pastikan tidak ada bedak yg tertinggal. Lakukan dgn bersih.
3. Menyisir bulu kelinci English Anggora.
Lakukan penyisiran bulu secara teratur. Gunakan sisir khusus kelinci.
4. Jangan letakkan kelinci di tempat yg lembab dan basah .
5. Hindarkan pada tempat yg terlalu panas.
Cuaca yg panas akan membuat bulu kelinci mudah rontok.
6. Makanan mengandung vitamin E.
7. Salon khusus.
Nah , buat para pemula ngga usah bingung lagi caranya ngerawat bulu kelinci jenis english anggora. Mengingat harga kelinci hias cukup lumayan memang diperlukan perawatan yang ekstra. Thankyou :)
- Tempat Berbagi Pengetahuan Dunia Kelinci - Kelinci Imut dan Lucu - Kelinci Sebagai Hewan Peliharaan
Sabtu, 19 November 2016
Cara Membersihkan Kandang Kelinci
Membersihkan kandang tentunya bukanlah pekerjaan yang menyenangkan untuk hewan peliharaan apapun. Melakukan pembersihan kandang kelinci tentunya dapat membuat kelinci akan tumbuh sehat serta lucu dan aktif. Kita juga pastinya akan lebih merasa senang apabila hewan peliharaan sehat, iya kan? Nah disini kita akan bagi-bagi cara dan tips membersihkan kandang buat para penggemar kelinci baik yang sudah lama maupun yang masih pemula. Yuk simak nih !
A. Pembersihan harian :
* Buang sisa makanan segar yang tidak dimakan (sayuran hijau, rumput, dll) dari kandang setiap hari . Idealnya pembersihan kandang dilakukan pagi dan malam.
*Cuci keluar mangkuk makanan dan mencuci serta mengisi ulabg botol air minum.
*Anda bisa menyapu dasar kandang dan membersihkan kotoran yang lengket misalnya (kotoran akibat mencret, atau sisa makanan yang menempel didasar kandang). .
B. Pembersihan mingguan :
*Buang semua kotoran yang ada didalam kandang kelinci dan lepaskan semua atribut untuk pembersihan secara total.
*Mengelap bawah kandang dengan baik dengan air panas (menggunakan cuka untuk menghilangkan deposit urin).
*Mencuci piring makan, botol air rak jerami dan koyak sampah dengan air panas.
*Membersihkan mainan atau perabotan yang telah kotor. .
***TIPS***
-cuka dapat menjadi alternatif yang baik untuk membersihkan kandang kelinci. Garam kalsium yg terkandung dlm air senin kelinci dpt mengerak pada kandang. Cuka diyakini mampu melarutkan garam kalsium sangat baik. Caranya: campurkan sedikit cuka pada alat penyemprot yg berisi air, dan semprotkan pada bagian bawah kandang.
-hindari kandang yg terbuat dari kayu karena akan lebih sulit untuk dibersihkan.
-temukan waktu terbaik untuk membersihkan kandang idealnya pagi dan malam hari. .
Dikutip dari berbagai sumber. . .
Thanks guys udah baca postingan Dev Bunnies ini semoga segala sesuatunya memberikan manfaat yah . :)
A. Pembersihan harian :
* Buang sisa makanan segar yang tidak dimakan (sayuran hijau, rumput, dll) dari kandang setiap hari . Idealnya pembersihan kandang dilakukan pagi dan malam.
*Cuci keluar mangkuk makanan dan mencuci serta mengisi ulabg botol air minum.
*Anda bisa menyapu dasar kandang dan membersihkan kotoran yang lengket misalnya (kotoran akibat mencret, atau sisa makanan yang menempel didasar kandang). .
B. Pembersihan mingguan :
*Buang semua kotoran yang ada didalam kandang kelinci dan lepaskan semua atribut untuk pembersihan secara total.
*Mengelap bawah kandang dengan baik dengan air panas (menggunakan cuka untuk menghilangkan deposit urin).
*Mencuci piring makan, botol air rak jerami dan koyak sampah dengan air panas.
*Membersihkan mainan atau perabotan yang telah kotor. .
***TIPS***
-cuka dapat menjadi alternatif yang baik untuk membersihkan kandang kelinci. Garam kalsium yg terkandung dlm air senin kelinci dpt mengerak pada kandang. Cuka diyakini mampu melarutkan garam kalsium sangat baik. Caranya: campurkan sedikit cuka pada alat penyemprot yg berisi air, dan semprotkan pada bagian bawah kandang.
-hindari kandang yg terbuat dari kayu karena akan lebih sulit untuk dibersihkan.
-temukan waktu terbaik untuk membersihkan kandang idealnya pagi dan malam hari. .
Dikutip dari berbagai sumber. . .
Thanks guys udah baca postingan Dev Bunnies ini semoga segala sesuatunya memberikan manfaat yah . :)
Kembung Dan Mencret Pada Kelinci
Dev Bunnies Kembung dan mencret adalah jenis penyakit yang umum terjadi pada kelinci. walaupun penyakit ini tergolong penyakit yang tidak berat namun penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian pada kelinci. sebagai pemilik kita harus aware terhadap kelinci kita yang sedang sakit. Sebenarnya jika kondisi kelinci benar-benar dalam keadaan sehat maka tubuh akan menjaga kondisi aktivitas organ-organ sehingga tidak mengalami ganggua. Akan tetapi jika kondisi kelinci sedang menurun lebih mudah terjadinya kembung atau mencret. Lalu apa penyebabnya?
Latar belakang masalahnya biasanya porsi sayur-sayuran yang diberikan berlebihan. Terutama sayuran yang mengandung serat kasar tinggi seperti wortel, kubis, jagung manis, dll terlebih sayuran yang banyak mengandung gas seperti kangkung. Sebenarnya makanan-makanan tersebut memang tidak berbahaya, Tapi jika berlebihan bisa menyebabkan menyebabkan kembung atau mencret apalagi jika kondisi kesehatan kelinci sedang menurun.
Rata-rata penyakit kembung ini menimpa kelinci usia 2-3 bulan. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh kelinci pada usia tersebut masih belum stabil. Gejala-gejala kelinci kembung atau mencret yang perlu diketahui yaitu :
- Nafsu makan menurun
- Tidak dapat mengeluarkan feses atau kotoran
- Kelinci akan menurun jondisi tubuhnya sehingga bisa lemas dan diam.
- Tampak perut kelinci membesar dan apabila kita tepuk-tepuk perutnya akan menimbulkan bunyi bung-bung.
1. Pemijatan
Karena kembung disebabkan oleh pencernaan yang tidak sempurna dan menyimpan gas pada usus kelinci akan merasa kesulitan dalam buang kotoran normal. Maka pemijatan pada bagian perut secara perlahan dan teratur dapat membantu kelinci untuk menurunkan gejala kembung.
2. Pakan Alami
Kelinci yang sudah terlanjur terjangkit kembung atau mencret dapat diberikan daun pisang atau daun pepaya untuk makanan kelinci. Daun pepaya atau daun pisang terbukti ampuh untuk mengobati kembung atau mencret pada kelinci.
3. Ramuan Tradisional
Ada banyak ramuan tradisional yang dapat diberikan pada kelinci sebagai obat alternatif. diantaranya adalah temulawak, bawang putih dan jahe. Caranya jahe ditumbuk atau di parut lalu campurkan dengan gula merah dan godok dengan air secukupnya setelah hangat kuku saring, air saringan tersebut cekokan pada kelinci. untuk ukuran berikan secukupnya saja.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi para Rabbitlovers khususnya untuk para pemula dalam kelinci.
Selasa, 15 November 2016
Yuk Kenali Kelinci Cacingan !
pernahkah kalian melihat kelinci kesayangan kalian lincah, makannya banyak tapi badannya tetap saja kurus atau berat badan tidak pernah naik? jika iya, bisa saja kelinci tersebut mengalami cacingan. cacingan pada kelinci merupakan penyakit yang tergolong sulit untuk dideteksi. biasanya cacingan memiliki ciri feses kelinci terbungkus lendir yang jika diamati lendir tersebut dapat bergerak-gerak. nah yuk waspada !
Gejala lain jika kelinci terkena cacingan yaitu, bulu kelinci terlihat kusam, kusut, dan berdiri, mengalami anemia, pucat hingga kurang darah.
Nematodes
- Trichostrongylidae -Cacing perut. Kelinci terinfeksi pada saat memakan telur cacing. Cacing akan tumbuh di dalam perut kelinci. Penyebaran cacing ini biasanya tidak diiringi tanda apapun pada kelinci. Pada infeksi yang sudah parah, sulit menaikkan berat dan turunnya berat badan kelinci dapat terjadi. Penyembuhan bisa menggunakan Fenbendazole selama 5 hari.
- Passalurus ambiguus -Cacing kremi. Biasanya ada di sekum atau pencernaan besar. Penyebaran cacing ini biasanya tidak disertai dengan tanda-tanda pada kelinci, walaupun pada penyebaran yang sudah parah. Penyembuhan: Piperazine di makanan atau minumannya; febendazole sebanyak 50 ppm di makanan selama 5 hari. Kelinci terinfeksi dari makanan dan minumannya. Spora cacing tersebar melalui urin dan dapat hidup berbulan-bulan. Cacing kremi kelinci adalah hal yang umum. Cacing ini tidak menular ke manusia. Penyakit ini dapat ditemukan bahkan di kelinci yang kebersihannya terjaga.
- Taenia pisiformis, Taenia serialis, Cittotaenia variabilis -Cacing pita. Cacing ini berada di pencernaan kecil, liver dan sambungan otot. Tanda-tandanya kehilangan nafsu makan, lesu ,membesarnya perut dan pembengkakan di balik kulit. Cacing pita tertular melalui makanan yang telah terkontaminasi telur cacing pita. Biang penularan pada kelinci adalah anjing. Jangan memberikan rumput yang berada dekat anjing kepada kelinci. namun cacing pita biasanya menjangkiti kelinci liar dan bukan kelinci rumahan.
Protozoa
- Eimeria stiedae -(Juga dikenal sebagai Monocystis stiedae , Coccidium oviforme, dan Coccidium cuniculi). Penyakit ini menyerang hati. Tanda-tandanya biasanya tidak terlalu terlihat, yaitu kehilangan nafsu makan, bulu yang kasar, kehilangan berat badan, pembesaran pada perut, lesu, kesulitan bernapas dan diare. Parasit ini menyerang gati dan menyumbat saluran empedu dan tidak merusak pencernaan. Kematianterjadi pada kelinci anakan.Parasit dapat terditek melalui tes kotoran kelinci menggunakan cara direct smear. Pengobatan menggunakan beberapa obat sampai kekebalan tubuh kelinci terbentuk. Menjaga kebersihan kandang dapat menghilangkan atau meminimalisir adanya parasit. kelinci yang terkontaminasi dapat disingkirkan dari kandang. Hindari penularan melalui kotoran, makanan atau minuman. Kandungan amonia 10% dapat mematikan parasit. Anak-anak kelinci harus dipisahkan dari ibu yang terkontaminasi. Dan basmi hama, karena hama dapat menularkan parasit ini.
- Eimeria irresidua, E. magna, E. media, E. perforans and others -Parasit ini menyerang saluran usus. Biasanya tanda-tandanya sulit di deteksi. Parasit ini tidak ada di dalam kotoran yang dimakan kelinci pada malam hari. Yang bisa terjadi adalah kehilangan berat badan pada kelinci atau sulit menaikkan berat badan. Tanda terparah adalah diare dengan adanya lendir dan darah. kelinci akan mengalami kehausan yang luar biasa. Kelinci akan mati karena dehidrasi. Pada infeksi yang parah, kelinci akan mati sebelum parasit berada dalam kotorannya. Pengobatannya sama dengan pada penyakit hati.
- Toxoplasma gondii (synonym: T. cuniculi) -Jarang ada pada kelinci, namun bisa terjadi jika hidup bersama kucing. Penularannya melalui kotoran kucing. Parasit berada di otak, getah bening, limpa, hati, ginjal, paru-paru, jantung dan mata. Gejala akut biasanya ditemukan di kelinci muda. Kehilangan nafsu makan tiba-tiba, demam tinggi dan meningkatnya kecepatan bernapas. kelinci akan mengeluarkan cairan pada saluran pernapasan. Menjadi lesu dan kadang kejang-kejang diikuti dengan kelumpuhan dan kematian bisa terjadi setelah 2 sampai 8 hari. Yang biasanya terjangkit adalah kelinci tua. Biasanya kehilangan nafsu makan dan anemia, diikuti dengan kelumpuhan pada bagian belakang. Kelinci dapat mati atau sembuh total. Penyakit dapat dideteksi melalu beberapa cara, yang diantaranya tes darah. Walaupun obat-obatan digunakan, pengobatan kurang efektif. Kandang yang bersih adalah keharusan. Sebagian desinfektan kurang efektif, tapi panas dapat melumpuhkan parasit. Breed kelinci yang terbebas dari parasit. Penyakit ini dapat menular ke manusia.
cara pencegahannya yaitu dengan memperbaiki sanitasi, memastikan ventilasi kandang yang baik, dan tidak lembab. Rabbitlovers usahakan agar kandang tetap kering. pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah dngan cara memberikan obat cacing secara berkala yaitu dengan menggunakan aturan dan petunjuk penggunaan. hal ini dilakukan karena obat hanya berfungsi membunuh cacing yang dewasa sedangkan telurnya masih bersarang pada tubuh kelinci. obat cacing yang dapat diberikan yaitu obat cacing wormex, atau obat cacing manusia. berikan 2-3 bulan 1x pada kelinci.
nah sekian artikel Dev Bunnies sore ini jika terdapa kekeliruan atau kekurangan kritik dan saran yang membangun sangat diperlukan. terimakasih.
Yuk Kenali Kelinci Cacingan !
pernahkah kalian melihat kelinci kesayangan kalian lincah, makannya banyak tapi badannya tetap saja kurus atau berat badan tidak pernah naik? jika iya, bisa saja kelinci tersebut mengalami cacingan. cacingan pada kelinci merupakan penyakit yang tergolong sulit untuk dideteksi. biasanya cacingan memiliki ciri feses kelinci terbungkus lendir yang jika diamati lendir tersebut dapat bergerak-gerak. nah yuk waspada !
Gejala lain jika kelinci terkena cacingan yaitu, bulu kelinci terlihat kusam, kusut, dan berdiri, mengalami anemia, pucat hingga kurang darah.
Nematodes
- Trichostrongylidae -Cacing perut. Kelinci terinfeksi pada saat memakan telur cacing. Cacing akan tumbuh di dalam perut kelinci. Penyebaran cacing ini biasanya tidak diiringi tanda apapun pada kelinci. Pada infeksi yang sudah parah, sulit menaikkan berat dan turunnya berat badan kelinci dapat terjadi. Penyembuhan bisa menggunakan Fenbendazole selama 5 hari.
- Passalurus ambiguus -Cacing kremi. Biasanya ada di sekum atau pencernaan besar. Penyebaran cacing ini biasanya tidak disertai dengan tanda-tanda pada kelinci, walaupun pada penyebaran yang sudah parah. Penyembuhan: Piperazine di makanan atau minumannya; febendazole sebanyak 50 ppm di makanan selama 5 hari. Kelinci terinfeksi dari makanan dan minumannya. Spora cacing tersebar melalui urin dan dapat hidup berbulan-bulan. Cacing kremi kelinci adalah hal yang umum. Cacing ini tidak menular ke manusia. Penyakit ini dapat ditemukan bahkan di kelinci yang kebersihannya terjaga.
- Taenia pisiformis, Taenia serialis, Cittotaenia variabilis -Cacing pita. Cacing ini berada di pencernaan kecil, liver dan sambungan otot. Tanda-tandanya kehilangan nafsu makan, lesu ,membesarnya perut dan pembengkakan di balik kulit. Cacing pita tertular melalui makanan yang telah terkontaminasi telur cacing pita. Biang penularan pada kelinci adalah anjing. Jangan memberikan rumput yang berada dekat anjing kepada kelinci. namun cacing pita biasanya menjangkiti kelinci liar dan bukan kelinci rumahan.
Protozoa
- Eimeria stiedae -(Juga dikenal sebagai Monocystis stiedae , Coccidium oviforme, dan Coccidium cuniculi). Penyakit ini menyerang hati. Tanda-tandanya biasanya tidak terlalu terlihat, yaitu kehilangan nafsu makan, bulu yang kasar, kehilangan berat badan, pembesaran pada perut, lesu, kesulitan bernapas dan diare. Parasit ini menyerang gati dan menyumbat saluran empedu dan tidak merusak pencernaan. Kematianterjadi pada kelinci anakan.Parasit dapat terditek melalui tes kotoran kelinci menggunakan cara direct smear. Pengobatan menggunakan beberapa obat sampai kekebalan tubuh kelinci terbentuk. Menjaga kebersihan kandang dapat menghilangkan atau meminimalisir adanya parasit. kelinci yang terkontaminasi dapat disingkirkan dari kandang. Hindari penularan melalui kotoran, makanan atau minuman. Kandungan amonia 10% dapat mematikan parasit. Anak-anak kelinci harus dipisahkan dari ibu yang terkontaminasi. Dan basmi hama, karena hama dapat menularkan parasit ini.
- Eimeria irresidua, E. magna, E. media, E. perforans and others -Parasit ini menyerang saluran usus. Biasanya tanda-tandanya sulit di deteksi. Parasit ini tidak ada di dalam kotoran yang dimakan kelinci pada malam hari. Yang bisa terjadi adalah kehilangan berat badan pada kelinci atau sulit menaikkan berat badan. Tanda terparah adalah diare dengan adanya lendir dan darah. kelinci akan mengalami kehausan yang luar biasa. Kelinci akan mati karena dehidrasi. Pada infeksi yang parah, kelinci akan mati sebelum parasit berada dalam kotorannya. Pengobatannya sama dengan pada penyakit hati.
- Toxoplasma gondii (synonym: T. cuniculi) -Jarang ada pada kelinci, namun bisa terjadi jika hidup bersama kucing. Penularannya melalui kotoran kucing. Parasit berada di otak, getah bening, limpa, hati, ginjal, paru-paru, jantung dan mata. Gejala akut biasanya ditemukan di kelinci muda. Kehilangan nafsu makan tiba-tiba, demam tinggi dan meningkatnya kecepatan bernapas. kelinci akan mengeluarkan cairan pada saluran pernapasan. Menjadi lesu dan kadang kejang-kejang diikuti dengan kelumpuhan dan kematian bisa terjadi setelah 2 sampai 8 hari. Yang biasanya terjangkit adalah kelinci tua. Biasanya kehilangan nafsu makan dan anemia, diikuti dengan kelumpuhan pada bagian belakang. Kelinci dapat mati atau sembuh total. Penyakit dapat dideteksi melalu beberapa cara, yang diantaranya tes darah. Walaupun obat-obatan digunakan, pengobatan kurang efektif. Kandang yang bersih adalah keharusan. Sebagian desinfektan kurang efektif, tapi panas dapat melumpuhkan parasit. Breed kelinci yang terbebas dari parasit. Penyakit ini dapat menular ke manusia.
cara pencegahannya yaitu dengan memperbaiki sanitasi, memastikan ventilasi kandang yang baik, dan tidak lembab. Rabbitlovers usahakan agar kandang tetap kering. pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah dngan cara memberikan obat cacing secara berkala yaitu dengan menggunakan aturan dan petunjuk penggunaan. hal ini dilakukan karena obat hanya berfungsi membunuh cacing yang dewasa sedangkan telurnya masih bersarang pada tubuh kelinci. obat cacing yang dapat diberikan yaitu obat cacing wormex, atau obat cacing manusia. berikan 2-3 bulan 1x pada kelinci.
nah sekian artikel Dev Bunnies sore ini jika terdapa kekeliruan atau kekurangan kritik dan saran yang membangun sangat diperlukan. terimakasih.
MOLTING PADA KELINCI
semoga Rabbitlovers sehat selalu yah di tengah cuaca yang kadang panas kadang hujan ini. nah, tahukah Rabbitlovers perubahan musim juga mempengaruhi molting pada kelinci. sebelumnya mungkin beberapa dari Rabbitlovers belum tahu apa sih itu molting, penyebabnya apa, dan cara menanganinya bagaimana? kebetulan banget pada kesempatan kali ini DEV BUNNIES akan membahas soal molting pada kelinci. molting adalah kondisi dimana rontoknya rambut-rambut atau bulu pada kelinci dalam beberapa kali dalam setahun.
faktornya penyebab molting sendiri bisa dikarenakan perubahan suhu yang tak menentu, perubahan musim, perubahan diet dan karena stress. ciri paling jelas dalam molting ini bisa dilihat dari lokasi kerontokan bulu biasanya rontok pada molting ini berbentuk seperti pulau dan bagian yang rontok akan tumbuh bulu halus yang lebih pendek. kejadian molting pada kelinci ini bisa saja hanya beberapa rambut lepas atau bahkan bisa meluas sehingga nampak gundul. banyak yang menganggap molting pada kelinci ini adalah penyakit namun kejadian molting pada kelinci ini sebenarnya merupakan kejadian normal yang dialami kelinci.
jadi, Rabbitlovers jangan cemas dulu karena bulu kelinci akan tumbuh kembali. berapa lama molting pada kelinci? masa molting ini tergantung pada kondisi kelinci itu sendiri. ada yang hanya satu bulan dan ada yang bisa sampai 2bulan. cara mengatasinya adalah Ketika kelinci masuk masa molting, harus rajin disisir biar bulu-bulu lamanya bisa segera tercabut dan juga biar nggak rontok, lalu beterbangan di ruangan ini bikin bersin-bersin. Selain itu agar semakin cepat selesai kelinci diboost dengan vitamin. Pertanyaan vitamin seperti apa? Banyak kok dipasaran, misalkan t-rex atau oxbow for shiny coat.
nah jadi para Rabbitlovers ngga perlu cemas dengan bulu kelinci yang rontok. bisa saja kerontokkan tersebut karena memang kelinci sedang dalam masa molting. sekian yang bisa kami share buat para Rabbitlovers semoga bisa bermanfaat yah.
PENANGANAN KELINCI PADA MUSIM HUJAN
Hellooo Rabbitlovers musim hujan begini jangan lupa untuk lebih care dengan kelinci-kelinci kesayangan kita yah. seringkali kita menghadapi cuaca atau kondisi yang buruk sehingga berdampak pada kelinci kesayangan kita. masalah kesehatan kelinci yang berujung pada kematian di musim hujan cenderung meningkat dikarenakan suhu udara yang berubah, kondisi rumput yang mungkin tidak bisa diberikan dalam kondisi benar-benar layu karena sulitnya cahaya matahari masuk, hingga pada kekebalan tubuh kelinci sendiri yang menurun. sebenarnya hal ini nggak begitu mengkhawatirkan apabila kita sudah mengantisipasinya. pada musim hujan seperti ini penyakit yang sering timbul adalah masalah pencernaan diantaranya penyakt kembung dan diare. hal ini dikarenakan pemberian rumput dalam kondisi basah karena tidak memungkinkan untuk dijemur sehingga kadar air yang terkandung dalam rumput meningkat sehingga menyebabkan kelinci kembung dan diare. atau rumput yang dimakan sudah terkontaminasi adanya bakteri-bakteri jahat penyebab diare. hal-hal lain yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan kandang untuk tetap bersih untuk meminimalisir kuman-kuman penyakit. serta berikan tumbuhan herbal seperti daun pepaya atau daun pisang yang terbukti efektif mencegah perut kembung atau diare.
berikut sedikit tips untuk menangani kelinci pada waktu hujan :
1. meningkatkan kasih sayang dan perhatian pada kelinci kesayangan kita. jika hujan turun dan kelinci kelihatan kedinginan, perlu kita beri tirai agar tidak kedinginan, dan kelinci dibuat nyaman.
2. Makanan pada musim dingin, volume pakan harus ditambah, terutama yang mengandung protein tinggi dan karbohidrat
3. Kelinci dimusim dingin, berlu ditambah tambahan vitamin, yaitu vit B, Vit A dan harus diberi vit C., paling tidak dua minggu sekali 4. Berilah asupan bakteri untuk penyeimbangan jumlah imbangan bakteri positif dan negatif, agar ketahanan dan daya tahan tubuh kelinci meningkat.
5. Khususnya malam hari, berilah tambahan penerangan lebih terang dan tambahan makanan hijauan, terutama jam 10 malam.
6. Jangan biasa memberikan pakan yang basah pada musim dingin, misalnya (maaf) ampas tahu, ampas tapioka, tidak masalah katul atau bahan yang lain berujud mess diberi air matang dan diaduk,
hal-hal pendukung lainnya adalah :
1. Usahakan dibawah kandang jangan ada air atau becek, bila perlu di pel atau di sapu biar bersih.
2. Jangan ada kotoran banyak menempel pada lantai kandang.
3. Ventilasi udara bisa dikurangi, tetapi ditambah sinar matahari masuk, misalnya menggunakan asbes plastik atau genting kaca. Setiap sebelum memberi pakan, pakan lama harus dibersihkan (bla perlu tempat dicuci) agar tidak tejadi fermentasi atau jamur yang berkembang.
4. Air minum pagi dan sore wajib diganti, jangan hanya di tambah minum.
5. Buatlah jadwal rutin dan tepat ke kadang kelinci untuk mengurusnya.
sekian sedikit tips-tips yang kita share untuk para Rabbitlovers. semoga kelinci-kelinci kesayangan kita selalu sehat yah. semoga postingan kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. sekian dan terimakasih :)
Langganan:
Postingan (Atom)




